KILASBMR.Com,BOLSEL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) bersama Pemda, melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kantor Pusat Perum Bulog di Jakarta, Senin (01/12/2025).
Wakil Ketua DPRD Bolsel bersama rombongan diterima oleh Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Bpk. Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto.
Kunjungan ini merupakan sala satu upaya untuk mengawal dan memastikan bahwa program pemerintah pusat bisa dirasakan oleh masyarakat di Daerah.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal strategis dibahas, mulai dari penguatan kerja sama antar lembaga hingga upaya memastikan ketersediaan dan stabilitas bahan pangan di wilayah Bolaang Mongondow Selatan.
Pemda dan DPRD Bolsel ingin memastikan bahwa daerah tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga berperan aktif dalam menyampaikan kebutuhan riil masyarakat kepada pemerintah pusat.
Wakil Ketua DPRD Bolsel Jelfi Djauhari mengatakan semoga hasil dari kunjungan tersebut dapat mempererat kerjasama dengan Perum Bulog serta memastikan ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Bolsel.
Sementara itu, Ketua Komisi III sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bolsel, Zulkarnain Kamaru, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab DPRD dan pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Kunjungan ini adalah bentuk keseriusan kami dalam mengawal kebijakan pangan nasional agar benar-benar menyentuh masyarakat di daerah, khususnya Kabupaten Bolsel,” ujar Zulkarnain.
Dirinya ingin memastikan bahwa program bantuan, distribusi, dan stabilisasi harga pangan dari pemerintah pusat dapat berjalan efektif dan tepat sasaran di Bolsel.
Lebih lanjut, Ia menambahkan, DPRD melalui fungsi pengawasan dan penganggaran akan terus mendorong adanya dukungan nyata dari pemerintah pusat, termasuk Perum Bulog, dalam menjamin pasokan pangan yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
“Sebagai Ketua Komisi III dan Ketua Banggar, saya berkewajiban memastikan dukungan anggaran dan kebijakan yang berpihak pada penguatan ketahanan pangan daerah,” tuturnya.
Kedepannya ia berharap kerja sama dengan Perum Bulog dapat semakin diperluas, khususnya dalam hal distribusi beras, cadangan pangan pemerintah, serta stabilisasi harga di pasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bolsel, Kasman Djauhari, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi sekaligus membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog.
“Kami datang tidak hanya membawa data, tetapi juga harapan masyarakat Bolsel agar kebutuhan pangan mereka terpenuhi secara berkelanjutan. Ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan adalah prioritas,” ungkap Kasman
Dirinya mengakui dalam pertemuan ini, kami mendorong agar Bolsel mendapatkan perhatian khusus dalam program-program strategis nasional, seperti penguatan cadangan pangan, gerakan pangan murah, dan distribusi bantuan pangan.
Menurutnya, kerja sama yang erat dengan Perum Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas pasokan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, masa rawan paceklik, maupun dalam kondisi darurat dan saat Nataru.
“Dengan adanya komitmen bersama ini, kami optimistis ke depan distribusi bahan pangan di Bolsel akan semakin lancar dan terjamin. Ini semua bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
(Advertorial)
KILAS BMR Mengulas Dengan Fakta

