KILASBMR.Com,BOLSEL – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru, Spt. Msi, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) program percepatan penghapusan kemiskinan Ekstrem, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Berkah kantor Bupati Panango, Rabu (08/11/2023).

Dalam kesempatan itu, Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolsel berhasil mendapatkan insentif fiskal dari pemerintah pusat sebesar Rp.6,313.683.000.
“Insentif fiskal tersebut untuk pembiayaan program-program percepatan penurunan kemiskinan ekstrem di Bolsel,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah melakukan verifikasi dan validasi data dengan hasil yang didapat yaitu 90 kepala keluarga dengan rincian 44 kepala keluarga dalam data P3KE 2023 dan 46 kepala keluarga data tambahan masyarakat yang benar-benar tergolong dalam masyarakat ekstrem yang langsung ditindaklanjuti melalui keputusan bupati.
Selain itu, menurut orang nomor satu di bolsel itu, ada pula penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat yang belum memiliki rumah dan masih hidup dalam kemiskinan ekstrem sebanyak 58 kepala keluarga yang terdata.

Serta ada juga penyediaan lahan perumahan bagi masyarakat yang tidak memiliki lahan tinggal sebanyak 32 kepala keluarga melalui APBD.
“Kita harus bersyukur karena bolsel mendapatkan insentif fiskal sebesar 6.3 miliar untuk pembiayaan program-program percepatan penurunan kemiskinan ekstrem, karena itu sangat diperlukan dukungan semua pihak terkait dalam rangka mensukseskan program-program pemerintah daerah, lebih khusus program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Bupati.
Turut hadir dalam Rakor tersebut sekda Marzanziuz Arvan Ohy, SSTP. MAP, para asisten sekda, pimpinan OPD, para camat dan sangadi.
(Utha)
KILAS BMR Mengulas Dengan Fakta

