Periksa Dana Bos dan Komite, Inspektorat Sulut Gelar Audit Khusus di SMKN 1 Mopuya

KILASBMR.Com,SULUT – Satu sekolah yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) yakni SMKN 1 Mopuya mendapatkan pemeriksaan dengan tujuan tertentu atau audit khusus dari Inspektorat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pemeriksaan ini lantaran adanya berita yang viral terkait dengan pemotongan gaji honor dan ketidaksesuain dana Komite dengan laporan yang ada.

Sesuai dengan informasi yang ada, Tim Khusus Inspektorat Sulut akan melakukan audit rinci selama 3 hari di SMKN 1 Mopuya.

Yang paling mencolok dalam pemeriksaan, terkait dengan pemotongan gaji honor yang tertata di Dana Komite dan Dana Bos.

Dalam file rencana anggaran Komite, tertata pembayaran honor dengan angka fantastis Rp.227.520.000, namun ini tidak sesuai dengan yang terjadi, dimana para Honor hanya menerima gaji di angka Rp.1 jutaan hingga Rp.750 ribu.

Bahkan, ada juga gaji honor yang tertata di Dana Bos sebesar Rp.2.500.000 namun yang diterima hanya sebesar Rp.1.250.000.

Ini tentu menjadi pertanyaan besar, dengan angka yang begitu besar namun realisasi tidak sebanding dengan angka di atas kertas.

Sebelumnya, Kepsek SMKN 1 Mopuya membantah adanya pemotongan, menurutnya gaji yang diberikan kepada para honor itu sesuai dengan jam mengajar para guru honor tersebut.

“Sistem pembayaran telah disampaikan dan disepakati bersama oleh guru honor yang bersangkutan sebelum pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berlangsung, dan besaran honor yang diterima menyesuaikan dengan jumlah jam aktif mengajar dan kehadiran dalam proses pembelajaran,” ujar Kepsek.

Namun ini tentu masih menjadi pertanyaan, kalaupun dibayarkan sesuai dengan jam mengajar siswa, mengapa angka yang dianggarkan dari dana Komite sebesar Rp.227 jutaan.

Jika nanti, dibayar sesuai jam kerja dan tidak mencapai target pembayaran sesuai dengan angka di rencana anggaran komite, sisa dari anggaran tersebut digunakan untuk apa?.

Tentu dengan adanya masalah ini, semua pihak menunggu hasil pemeriksaan dati Tim Inspektorat Sulut.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Sulut Drs. Kusnoto saat dimintai tanggapan melalui pesan Whatsapp, belum membalas pesan yang dikirim oleh media Kilasbmr.com.

Sama halnya dengan Kepala Dinas Pendidikan Sulut Dr. Femmy J Suluh, yang dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp belum membalas pesan dari Media Kilasbmr.com.

Namun, konfirmasi akan terus dilakukan guna mencari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim inspektorat Sulut di SMKN 1 Mopuya.

(Utha)

Komentar Facebook
Bagikan Berita ini

Baca Juga

Siap Lahirkan Pemimpin Berkualitas, Para Calon Ketua DPC PKB di Sulut Ikuti UKK Secara Ketat

KILASBMR.Com,SULUT – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan Uji …