KILASBMR.Com,BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, SE, M.Si., secara resmi membuka operasional (Soft Opening) UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelas D Pratama Dumoga yang berlokasi di Modomang, Senin (12/05/2026).
Peresmian ini menandai berakhirnya masa penantian panjang masyarakat Dumoga raya. Setelah sempat mengalami kendala teknis selama kurang lebih tiga tahun, di bawah kepemimpinan Bupati Yusra Alhabsyi, seluruh hambatan legalitas dan teknis berhasil dituntaskan hingga rumah sakit ini siap melayani publik secara luas.

Dalam sambutannya, Bupati Yusra Alhabsyi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan kehadiran RSUD ini.
Beliau menekankan bahwa pengoperasian rumah sakit ini merupakan bentuk keberanian dan komitmen pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Rumah sakit ini hadir dengan motto ‘Melayani Dengan Hati, Menyembuhkan Dengan Teknologi’. Saya berharap seluruh tenaga medis dan manajemen dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa memandang status. Mari kita jaga bersama fasilitas ini, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rumah sakit agar pelayanan tidak terganggu oleh konflik sosial,” ujar Bupati Yusra Alhabsyi dalam sambutannya.
Namun menurut Yusra, UPTD Rumah Sakit Pratama ini untuk sementara belum melayani pasien BPJS.
“Memang sudah dibuka, namun saat ini baru pasien umum, Semoga di 1 hingga 2 bulan kedepan BPJS bisa diterima setelah semua persyaratan sudah lengkap, jadi jangan salah paham karena ini baru maka harus melalui beberapa proses untuk menerima pasien BPJS, kita kan istilahnya baru jadi masih beradaptasi, jadi untuk saat ini masih pasien umum yang diterima disini, nanti selanjutnya semoga BPJS secepatnya,” ungkap Yusra.

RSUD Kelas D Pratama Dumoga dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektar dengan total anggaran mencapai Rp 27,6 Miliar yang bersumber dari DAK Fisik Bidang Kesehatan.
Bangunan dua lantai yang berdiri kokoh dengan fondasi borepile ini dilengkapi dengan fasilitas medis yang komprehensif:
Dimana di Lantai 1 terletak Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi Rawat Jalan, Laboratorium, Radiologi, serta Poliklinik Spesialis (Bedah, Interna/Penyakit Dalam, Gigi, Obgyn/Kebidanan, Umum, dan Anak).
Sedangkan di Lantai 2 terdapat Instalasi Kandungan, Ruang Operasi modern, dan Ruang Rawat Inap Anak.
Ada pun Sarana Penunjang yang ada seperti Genset berkapasitas besar, IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), dan sistem penampungan air bersih.
Kepala Dinas Kesehatan Bolmong, Drs. I Ketut Kolak, M.Kes., dalam laporannya menjelaskan bahwa pengoperasian RSUD ini didasarkan pada Peraturan Bupati No. 06 Tahun 2026 dan Izin Operasional dari Dinas PMPTSP yang terbit pada Oktober 2025. Langkah ini diambil setelah pemerintah berhasil menyelesaikan persoalan lahan basah dan pemenuhan standar teknis gedung yang sempat menghambat operasional sejak gedung selesai dibangun pada 2023 lalu.
Selain meresmikan RSUD Pratama Dumoga, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow juga menunjukkan komitmen nyata dalam penguatan fasilitas kesehatan dasar. Hingga tahun 2025, Pemkab telah berhasil merampungkan pembangunan 11 Puskesmas Pembantu (Pustu) dan melakukan perluasan ruang pelayanan di dua Puskesmas strategis.
Acara puncak peresmian ini ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Yusra Alhabsyi, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke ruang-ruang pelayanan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta, S.H., M.Si., para pimpinan perangkat daerah, Camat, Sangadi (Kepala Desa), Ketua APDESI, tokoh adat, tokoh agama, serta para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bolaang Mongondow.
Dengan beroperasinya RSUD Pratama Dumoga, diharapkan akses kesehatan bagi masyarakat di wilayah Dumoga dan sekitarnya menjadi lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
(Utha)
KILAS BMR Mengulas Dengan Fakta

