KILASBMR.Com,BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yusra Alhabsyi, secara resmi membuka tiga ajang bergengsi tingkat pelajar yakni Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Gala Siswa Indonesia (GSI). Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Olahraga Desa Ikhwan, Kecamatan Dumoga Barat, Sabtu (16/05/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Yusra menegaskan pentingnya ajang tersebut sebagai wadah strategis untuk menumbuhkan dan mengasah bakat serta minat siswa sejak usia dini.

Ia juga berharap agar kegiatan ini menjadi proses seleksi yang objektif dan berkualitas.
“Kegiatan ini bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, ini adalah panggung bagi anak-anak kita untuk menunjukkan potensi terbaik mereka. Dari sinilah kita mencari bibit unggul yang akan membawa nama Bolmong ke tingkat provinsi bahkan nasional,” tegas Yusra.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan Kegiatan ini.
Menurut Bupati, Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya pencapaian akademik namun juga non akademik yang harus terus di asa kemampuan anak-anak siswa.

Top eksekutif Bolmong ini meminta ditengah kondisi saat ini banyak tantangan yang siswa hadapi tentang bagimana menjaga paradigma pendidikan.
“Alhamdulillah meski persiapan belum maksimal, Namun pembukaan kegiatan malam ini masih lebih mengalami peningkatan dari tahun kemarin,” ujar Bupati.
Bupati meminta, Para guru dan siswa agar kegiatan ini tidak sebatas kegiatan rutinitas, namun harus ada output yang positif.
“Oleh karena itu disdik agar semua kegiatan harus betul-betul terukur kegiatanya, apalagi sekarang dengan keterbatasan anggaran tentu kegiatan yang dilaksanakan harus berdampak positif,” kata Bupati.
Orang nomor satau di Bolmong ini juga berharap, agar kegiatan seperti ini lebih di tingkatkan dan dipersiapan sematang mungkin.
“Agar kedepan nanti dalam mengadakan seleksi di tingkat Kabupaten maupun provinsi, kita tidak kesulitan mengutus utusan,” ungkap Bupati Yusra.

Lanjut, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang sudah memberikan ijin kepada anak-anak siswa untuk mengikuti kegiatan ini.
“Yang pasti anak-anak adalah modal masa depan daerah, dan tentu harapan untuk bisa melanjutlan kehidupan berbangsa dan bernegara, jangan pernah bosan berkreatifitas,” pinta Yusra.
Lebih lanjut, kepada para guru, Bupati minta pembentukan karakter anak harus di posisikan paling atas.
“Karena walau anak pintar namun perilaku dibawah maka itu adalah kegagalan dalam dunia pendidikan, maka didiklah dan bina anak-anak kita,” kata Bupati Yusra.
Menurut Yusra, Guru bukan hanya pelayan disekolah namun contoh di masyarakat, jadi junjung terus sikap para guru baik di udara maupun di darat.
“Maksud dari udara itu, Jadi saya ingatkan kepada para guru jangan selalu melakukan status di media sosial, karena saya pantau semua media sosial. Ini yang perlu saya ingatkan. Jangan sampai guru yang menjadi perbincangan negatif di masyarakat,” tutup Bupati.
Sekedaf informasi, peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh peserta didik SD dan SMP yang telah melalui seleksi tingkat kecamatan dan telah mendaftat secara online di website balai pusat talenta indonesia (BPTI) dan telah disinkronkan pada website Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional).
Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini total 562 peserta, yang terdiri dari O2SN 170 peserta, FLS3N 158 Peserta dan GSI 234 Peserta.
Turut hadir dalam pembukaan, Wakil Bupati Bolmong Dony Lumenta, Sekda Bolmong sekaligus PLT Kepala Dinas Pendidikan Bolmong beserta jajaran, Anggota DPRD Bolmong Amri Modeong, Assisten Setda, Pimpinan OPD, staf ahli Bupati, Camat Dumoga Barat, Kapolsek, Danramil, para kepala sekolah, guru, pengawas, hingga masyarakat setempat yang antusias menyambut kegiatan ini.
(Utha)
KILAS BMR Mengulas Dengan Fakta

