KILASBMR.Com,BOLSEL – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengikuti Rapat Koordinasi, Sosialisasi, dan Evaluasi Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Utara tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Februari 2026.
Fokus utama kegiatan diarahkan pada penguatan Gerakan Numerasi Nasional (GNN) serta peningkatan kapasitas guru Bimbingan dan Konseling (BK).
Rakor ini dihadiri oleh perwakilan dinas pendidikan dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara yang membidangi program literasi dan numerasi, fasilitator nasional dan daerah pelatihan matematika bagi guru TK dan SD, serta jajaran BGTK Sulut yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Sebanyak 42 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, Penanggung Jawab (PIC) Bimbingan Konseling dari masing-masing daerah, serta Fasilitator Nasional BK.
Salah satu narasumber, Chaerul Yozi, dari Direktorat Guru Pendidikan Dasar Kemendikdasmen, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru menjadi faktor penting dalam mendorong kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan yang lebih baik.
Mewakili Kepala Disdikbud Bolsel Rante Hattani, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, Abdul Ahmad Pakaya, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, rakor menjadi sarana strategis untuk memperoleh informasi terbaru terkait kebijakan pendidikan nasional, khususnya dalam bidang numerasi dan layanan bimbingan konseling.
“Kegiatan ini memberikan banyak wawasan mengenai arah kebijakan Kemendikdasmen. Materi yang disampaikan akan menjadi referensi bagi kami dalam menyusun dan menjalankan program pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil rakor akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan satuan pendidikan di daerah agar implementasi program prioritas nasional dapat berjalan secara maksimal.
Menurut Abdul, penguatan numerasi dan peningkatan kapasitas guru BK merupakan langkah penting dalam mendukung perkembangan peserta didik, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.
“Melalui program ini, kami berharap kualitas pembelajaran dan layanan pendampingan siswa di Bolsel semakin meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.
(Infotorial)
KILAS BMR Mengulas Dengan Fakta

